• Status Order
  • Tlp: +6287775677788
  • SMS/WA: +6287775677788
  • Line : okedental
  • BBM : D8ACF7A6
  • okedental@gmail.com
Terpopuler:

Tooth Decay (Karies Gigi / Pembusukan Gigi)

24 February 2017 - Kategori Blog

11

Apa itu karies gigi / pembusukan gigi? Karies gigi adalah pembusukan gigi yang terjadi saat enamel dan dentin menjadi lunak karena dirusak oleh zat asam dari makanan atau minuman yang mengandung gula. Seiring berjalannya waktu asam tersebut membentuk rongga (cavitas) pada gigi.

Penyebab Karies Gigi? Karies gigi disebabkan oleh zat asam plak yang secara bertahap mengikis / melarutkan enamel dan dentin gigi. Karies merusak gigi dan bisa menyebabkan gigi dirawat (endodontic treatment) atau dicabut

Menyantap makanan / minuman ringan diantara makan pagi / siang / malem, meningkatkan resiko terjadinya karies gigi, karena gigi akan berada dalam serangan terus menerus dan tidak memiliki waktu untum memulihkan diri. Itu sebabnya sangat penting untuk tidak sering mengkonsumsi makanan / minuman ringan yang mengandung gula sepanjang hari

Pengobatan yang dibutuhkan? Apabila kerusakan gigi tidak terlalu serius, dokter gigi akan menghilangkan karies gigi dan memperbaiki gigi dengan composite filling. Terkadang, saraf yang terdapat pada gigi bisa terinfeksi juga. Jika demikian, dokter gigi perlu melakukan perawatan saluran akar dengan menghilangkan sarat gigi dan kemudian memperbaiki gigi tersebut dengan composite filling atau melakukan penggantian mahkota gigi.

Apabila kerusakan gigi sudah sangat parah dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki, maka dokter gigi mungkin harus mencabut gigi tersebut.

Pencegahan? apa yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi

  • Sikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
    Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
  • Hindari makanan yang terlalu manis dan lengket, juga kurangi minum minuman yang manis seperti soda.
  • Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.
  • Perhatikan diet pada ibu hamil dan pastikan kelengkapan asupan nutrisi, karena pembentukan benih gigi dimulai pada awal trimester kedua.
  • Penggunaan fluoride baik secara lokal maupun sistemik.

, ,